Bus Way

24 Mei, 2008

pertama kali saya naik busway dari prambanan, turun di depan SGM Yogyakarta. Tidak terbayangkan sebelumnya kalau ternyata naik busway itu sangat nyaman dan suejuuk.. . Interior didalamnya bersih, dengan kursi yang ditata berhadap-hadapan membentuk persegi empat, full AC, dan kondekturnya mbak-mbak yang cantik dan luwes dalam melayani penumpang. ” Yang turun di depan Alfa Supermarket, silakan”, dengan kenes mbak kondekturnya bersiap didepan pintu sambil mempersilakan penumpang yang akan turun. Begitu juga seterusnya di halte-halte yang lain, di janti, di depan JEC, didepan SGM dll.

Sudah menjadi hal yang biasa dalam keseharian saya menggunakan Jasa angkutan umum untuk mobilisasi ke manapun saya pergi, entah ke kampus, ke tempat kerja, ke mall , ke toko buku, atau sekedar jalan-jalan refreshing ke tempat hiburan. Karena terbiasa dengan angkutan yang selama ini tersedia, lengkap dengan segala kekurangannya, sangat terasa betapa jauh beda keduanya.

Standar pelayanan yang digunakan, menurut saya sangat baik. Standar keamanan pun cukup meyakinkan karena disebelah sopir tersedia alat untuk memadamkan api (saya tidak tahu namanya). Masih ditambah kondisi kendaraan yang sangat fit serta didukung dengan pengendara yang cukup handal, komplit sudah.

Rencana BBM naik di bulan juni nanti, jelas akan semakin menambah anggaran pengeluaran harian yang tidak sedikit. Mungkinkah Busway bisa menjadi alternatif untuk penghematan anggaran? atau justru tarif bsuway yang 3000 perak juga akan ikut-ikutan naik. Waduh..mbok kalau bisa ya jangan dong!

Saya membayangkan seandainya seluruh armada angkutan umum diseluruh indonesia mempunyai standar kepuasan konsumen seperti busway di Yogyakarta, saya mesti akan lebih memilih untuk menggunakan angkutan umum daripada naik kendaraan sendiri. Lha jelas, wong biayanya murah  kok.., apalagi kalau perginya jauuh sekali dijamin sangat murah karena selama belum keluar dari halte tetep masih bisa naik busway sesuai jurusannya.

Jadi untuk menyiasati mensiasati kenaikan BBM saat ini, alternatif  busway bisa menjadi solusi (asli bukan promosi). Sesuai dengan namanya bus way (baca : bus wae), maka untuk mengurangi kemacetan dan polusi lebih baik kalau kita naik Bus Wae, ya….! iyya deh kaka’….!?

Entry Filed under: Uncategorized. Tag: , , , , , , , , .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

Mei 2008
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts