Salam buat adik-adikku..

8 Juni, 2009

Sudah lumayan lama, blog yang sederhana ini tidak tersentuh tulisan maupun artikel baru. namun saya seperti diingatkan ketika membaca beberapa komentar dari pengunjung yang sepertinya adalah orang-orang yang saya kenal (mudah2an tidak salah).

“Konsistensi”  mungkin itulah kata kuncinya. Dalam beberapa kesempatan, saya pernah menyimak melalui media atau bahkan melihat secara langsung  kiprah maupun eksistensi orang-orang yang menurut saya masuk dalam kategori “sukses” dengan beragam status dan profesi.

satu yang mungkin saya jadikan contoh terkait dengan konsistensi adalah teman saya sendiri.

Seseorang yang menurut saya biasa saja, dilihat dari sudut pandang manapun saya tidak melihat sesuatu yang luar biasa pada diri beliau.

baik kemampuan akademis(otak), kemampuan bebicara dan kemampuan bersosialisasi, semuanya biasa-biasa saja. bahkan kalau saya boleh ge-er, kayaknya jauh lebih pinter saya ketimbang dia.  He he he..[Kucai pada acara cerdas cermat di Laskar pelangi : mode on].

Kenyataannya yang terjadi sekarang adalah bahwa dia menjadi jauh lebih baik dari saya dengan pencapaian-pencapaian yang tidak bisa saya lakukan. Beliau ini lebih mapan secara ekonomi, mempunyai usaha yang terus membesar dan berkembang pesat dan bahkan  bisa menjadi motivator di beberapa kesempatan.

saya mencoba mencari dan merenung tentang “sesuatu” yang membedakan itu.  seseorang biasa yang menjadi luar biasa tentu membutuhkan “sesuatu” pula yang luar biasa untuk bisa mencapainya.

dan saya telah menemukan jawabannya sekarang. ialah yang disebut ” Konsistensi”

berapa banyak orang yang tidak berhasil mencapai apa-apa, hanya karena tidak konsisten dengan apa yang dilakukannya?

seorang pedagang yang tidak berhasil bertahan karena sering berganti-ganti dagangan dengan alasan mengikuti trend sesaat?

seorang pegawai yang mentok karirnya karena sering berganti pekerjaan dengan alasan ketidakcocokan gaji?

seorang wirausahawan yang berhenti berwirausaha karena lama tidak pernah mendapatkan hasil?

seorang penulis yang tidak pernah membuat tulisan lagi karena tulisan sebelumnya gak laku dijual?

seorang blogger yang berhenti posting tulisan karena tidak ada yang mengomentari tulisannya?

Mungkin saya termasuk diantaranya. Mungkin saya belum 100% menyatu  dengan konsistensi saya pada pilihan hidup saat ini. Dan sekaranglah saatnya untuk membuat komitmen baru dan memulainya..

Konsitensi[Istiqomah] itu kuncinya..

berkarya dengan semboyan:

- Kecil tapi terus menerus

- Sedikit tapi terus menerus

- Sederhana tapi terus menerus

Dan tiba saatnya nanti kita meraih hasilnya… semoga

Entry Filed under: Rasan-rasan. .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Most Recent Posts